Facebook Twitter RSS
banner

Mengenal Tampilan Cinema4D


بِسْمِ‏اللّٰهِ‏الرَّ‏مٰنِ‏الرَّ‏حِيْمِ



                Ya, ini post pertama saya di blog ini, jadi mohon dimaklum jika banyak ‘sekali’ kekurangan.
                Langsung saja, disini saya akan mengenalkan interface atau tampilan antarmuka dari sebuah software 3D Modeling yang sebenarnya banyak sekali software 3D Modeling, seperti 3ds Max, Blender 3D, Autodesk Maya, Google Sketch Up, dan yang lainnya, tapi kali ini saya akan membahas software yang menurut saya tidak kalah powerful dari software-software terkenal lainnya, yaitu Cinema 4D yang dalam pembahasan kali ini saya memakai yang versi Release 12 (R12). Sedikit informasi, Cinema4D ini adalah software desain 3D Modeling, Animation, dan Rendering yang dikembangkan oleh Maxon Computer GmbH of Friedrichsdorf, Jerman. Walupun tidak seterkenal software lain yang telah disebutkan diatas, tapi software ini juga pernah digunakan untuk membantu dalam pembuatan film Hollywood. Ya… rumah produksi film yang sangat besar itu pernah membuat film baik animasi maupun Live Actionnya dengan landasan software Cinema4D, seperti Smurf Adventure, Yogi Bear, Cloudy With a Chance of Meatballs, Surf’s Up, Monster House, Pollar Express, dan Open Season.

INTERFACE








                Diatas adalah tampilan awal Cinema 4D setelah saya masukkan objek kubus yang berwarna merah.

Viewport
















                Selanjutnya adalah tampilan Viewport atau tampilan kerja. Disini tempat kita mengatur atau melihat objek yang kita buat sebelumnya.

    Menu Bar
                

Seperti menu bar pada umumnya, disini tempat kita mengendalikan proyek yang kita kerjakan.

Standard Bar

               

Standard bar berisi perintah-perintah standar yang bisa kita gunakan untuk membuat, mengatur, atau bahkan merender objek.

Toolbar
                
























Toolbar disini berisi alat-alat yang kita gunakan untuk membentuk objek yang kita inginkan.



Timeline Editor
            Timeline berfungsi untuk mengatur waktu yang kita gunakan untuk menggerakkan objek, atau membuat animasi.

Materials Editor
               








Materials Editor digunakan untuk memberi warna pada objek yang kita buat. Contohnya warna merah yang saya buat untuk mewarnai objek kubus yang sudah saya buat sebelumya.

Coordinates Editor
               








Kita bisa mengatur Posisi, Rotasi, atau bahkan ukuran/ skala objek di sini.

Object Manager
                Di sini adalah tempat atau daftar objek yang kita buat. Di sini juga kita dapat mengatur properties objek, seperti menambahkan tags pada objek.

Attributes Manager
                Ini adalah tempat mengatur atribut-atribut yang dimiliki objek atau tags objek. Di sini juga terdapat mode yang bisa kita pilih, seperti Document, Object, Tag, Material, dan banyak yang lainnya. Contohnya pada mode document kita bisa mengatur FPS (Frame Per Second), skala, Detai, dan warna default objek.

             


 Ya… hanya sedikit memang, tapi saya harap ini bisa menjadi sedikit pengetahuan bagi para pelaku 3D Modeling pemula, seperti saya ini :D

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: admin
Lorem ipsum dolor sit amet, contetur adipcing elit, sed do eiusmod temor incidunt ut labore et dolore agna aliqua. Lorem ipsum dolor sit amet.

0 komentar: